jenis jenis pidarta bahasa bali

Jenisjenis Pidato - Berdasarkan ada tidaknya persiapan dalam pidato, Rachmat (1999: 17-18) membagi jenis pidato menjadi empat macam, yaitu pidato impromtu, manuskrip, memoriter, dan ekstempore. Tokoh lain menyebut empat bentuk ini bukan sebagai jenis pidato, tetapi merupakan metode pidato. Shaded Pole Single Phase Induction Motor. Uploaded byDiah Puja Lestari 75% found this document useful 8 votes18K views2 pagesDescriptionbaliCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document75% found this document useful 8 votes18K views2 pagesContoh Pidarta Bahasa Bali AnantaUploaded byDiah Puja Lestari DescriptionbaliFull descriptionJump to Page You are on page 1of 2Search inside document You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Bali memiliki banyak keunikan dan kekayaan budaya yang harus dilestarikan. Salah satunya adalah pidarta bahasa Bali. Pidarta adalah sebuah naskah lisan yang berisi cerita atau pesan moral yang disampaikan secara lisan dalam bahasa Usul Pidarta Bahasa BaliPidarta bahasa Bali memang memiliki sejarah yang panjang. Sejak zaman dahulu, masyarakat Bali sudah mengenal pidarta sebagai sarana untuk menyampaikan cerita atau pesan moral kepada generasi biasanya disampaikan oleh seorang pendeta atau pemuka agama saat upacara adat atau keagamaan. Seiring berjalannya waktu, pidarta menjadi semakin populer dan banyak orang yang Pidarta Bahasa BaliAda banyak jenis pidarta bahasa Bali yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya adalahPidarta WawacanPidarta TuturPidarta SuciPidarta ParwaMasing-masing jenis pidarta memiliki ciri khas dan tujuan yang berbeda-beda. Namun, semuanya memiliki kesamaan dalam hal menyampaikan pesan moral dan kearifan Pidarta Bahasa BaliPidarta bahasa Bali memiliki banyak manfaat, baik bagi individu maupun masyarakat Bali secara keseluruhan. Beberapa manfaatnya adalahMenjaga dan melestarikan budaya BaliMengajarkan nilai-nilai moral dan kearifan lokalMemperkuat rasa solidaritas dan persatuan masyarakat BaliMeningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan bahasa BaliCara Mempelajari Pidarta Bahasa BaliJika Anda tertarik untuk mempelajari pidarta bahasa Bali, ada beberapa cara yang bisa dilakukanMenghadiri upacara adat atau keagamaan yang menggunakan pidarta sebagai sarana penyampaian cerita atau pesan moralMencari guru atau pendeta yang bisa mengajarkan pidarta secara langsungMembaca buku atau artikel tentang pidarta bahasa BaliDengan mempelajari pidarta bahasa Bali, Anda tidak hanya akan memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga akan turut melestarikan warisan budaya Bali yang sangat Bahasa Bali dalam Era DigitalMeskipun pidarta bahasa Bali sudah ada sejak zaman dahulu, namun hingga kini masih banyak orang yang tertarik dan mencari tahu tentang pidarta. Bahkan, dengan perkembangan teknologi dan era digital, pidarta bahasa Bali semakin mudah diakses oleh masyarakat website dan aplikasi sudah menyediakan akses untuk belajar pidarta bahasa Bali, seperti Bali Learning App dan Hal ini membuktikan bahwa pidarta bahasa Bali masih relevan dan penting untuk dilestarikan di era digital bahasa Bali merupakan salah satu warisan budaya Bali yang harus dilestarikan. Sebagai masyarakat Bali, kita harus bangga dan merawat kekayaan budaya yang dimiliki oleh Bali. Mempelajari pidarta bahasa Bali bukan hanya akan memperkaya pengetahuan kita, tetapi juga turut melestarikan kearifan lokal dan budaya Bali yang sangat berharga. Pengertian Pidarta Pidarta adalah salah satu bentuk sastra lisan yang populer di Bali. Pidarta biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi tentang kearifan lokal, adat istiadat, budaya, dan sejarah Bali. Pidarta biasanya dipresentasikan dalam bentuk pidato atau ceramah yang dilakukan oleh seseorang yang dianggap ahli di bidang tersebut. Budaya Bali Budaya Bali sangat kaya dan beragam. Budaya Bali terkenal dengan seni tari, seni musik, seni ukir, seni lukis, dan seni arsitektur yang sangat indah dan unik. Selain itu, Bali juga terkenal dengan kearifan lokalnya yang sangat kuat. Kepercayaan Hindu dan Budha sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Bali. Contoh Pidarta Bahasa Bali Tentang Budaya Bali Berikut ini adalah contoh pidarta bahasa Bali tentang budaya Bali yang dapat menjadi inspirasi bagi Anda Pidarta Tentang Adat Istiadat Bali Selamat pagi para hadirin yang saya hormati. Hari ini saya ingin membahas tentang adat istiadat Bali. Adat istiadat Bali sangat kaya dan beragam, karena Bali memiliki banyak suku dan budaya yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa adat istiadat yang menjadi ciri khas Bali, seperti upacara keagamaan, upacara pernikahan, dan upacara kematian. Upacara keagamaan di Bali sangat kental dengan nuansa Hindu dan Budha. Salah satu upacara keagamaan yang terkenal di Bali adalah upacara Nyepi. Upacara Nyepi adalah hari raya keagamaan Bali yang dilakukan pada tanggal 1 Saka atau sekitar bulan Maret-April. Pada hari itu, seluruh umat Hindu di Bali melakukan puja trisandya, yaitu upacara pembersihan diri dari dosa-dosa. Upacara pernikahan di Bali juga sangat kental dengan nuansa adat istiadat. Pada upacara pernikahan, pengantin harus mengikuti serangkaian upacara yang sudah ditetapkan oleh adat istiadat Bali. Salah satu upacara yang terkenal adalah upacara melaspas, yaitu upacara pembersihan rumah agar bersih dari energi negatif. Upacara kematian di Bali juga sangat kental dengan nuansa adat istiadat. Pada upacara kematian, keluarga dan kerabat yang meninggal harus mengikuti serangkaian upacara yang sudah ditetapkan oleh adat istiadat Bali. Salah satu upacara yang terkenal adalah upacara Ngaben, yaitu upacara pemakaman. Pidarta Tentang Seni Budaya Bali Selamat sore para hadirin yang saya hormati. Hari ini saya ingin membahas tentang seni budaya Bali. Bali sangat terkenal dengan seni budayanya yang sangat indah dan unik. Seni budaya Bali meliputi seni tari, seni musik, seni ukir, seni lukis, dan seni arsitektur. Seni tari Bali sangat indah dan elegan. Tarian yang terkenal di Bali antara lain tari Kecak, tari Barong, tari Legong, dan tari Pendet. Tarian-tarian ini biasanya dipentaskan dalam acara-acara keagamaan dan upacara adat istiadat. Seni musik Bali juga sangat unik dan khas. Alat musik yang terkenal di Bali antara lain gamelan, gong, dan jegog. Musik-musik ini biasanya dimainkan dalam acara-acara keagamaan dan upacara adat istiadat. Seni ukir Bali juga sangat indah dan unik. Ukiran-ukiran Bali biasanya diukir pada kayu atau batu. Ukiran-ukiran ini biasanya berbentuk hewan atau bunga-bunga yang sangat detail dan cantik. Seni lukis Bali juga sangat indah dan unik. Lukisan-lukisan Bali biasanya menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Bali. Lukisan-lukisan ini biasanya menggunakan warna-warna yang cerah dan mencolok. Seni arsitektur Bali juga sangat unik dan khas. Bangunan-bangunan di Bali biasanya dibangun dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti batu dan kayu. Bangunan-bangunan ini biasanya memiliki ornamen-ornamen yang sangat indah dan khas. Kesimpulan Dari pidarta bahasa Bali tentang budaya Bali di atas, dapat disimpulkan bahwa budaya Bali sangat kaya dan beragam. Budaya Bali terkenal dengan seni tari, seni musik, seni ukir, seni lukis, dan seni arsitektur yang sangat indah dan unik. Selain itu, Bali juga terkenal dengan kearifan lokalnya yang sangat kuat. Kepercayaan Hindu dan Budha sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Bali. Pengertian dan Bagian” dari Pidarta Bahasa Bali Pidarta inggih punika bebaosan marupa daging pikayunan sane kawedar majeng anak sareng akeh, mangda napi sane kawedar prasida karesepang saha kalaksanayang. Tata cara sajeroning maktayang pidarta Pidarta tutur inggih punika pidarta sane kawedar sangkaning dadakan utawi nenten madasar antuk pangrencana. Pidarta sasuratan inggih punika pidarta sane kawedar sangkaning sampun kasiagayang teksnyane. Pidarta arda tutur inggih punika pidarta sane kabaktayang ngangge ringkesan utawi skema, sane lumrah kabaktayang olih pangenter acara utawi ugrawakia. Tata cara sajeroning makarya pidarata Murda Pamahbah / Pendahuluan Pangastawa, Rasa angayubagia 3. Daging pidarta 4. Pamuput - Matur suksma - Nyutetang daging baos - Nunas pengampura - Salam penutup Agem utawi tetikes mapidarta inggih punika kawagedan ngolah topik utawi tema inggih punika vocal / intonasi suara sane prasida nudut kayun sang sane mirengan inggih punika kawagedan maktayang pidrta antuk rasa mangda neneten sakadi anak ngapalan. inggih punika semita utawi laras sang sane maktayang inggih punika nyobiahang pidarta antuk pikayunan sane manut ring wiraga. Luir bebaosan pidarta wacana inggih punika bebaosan pidarta sane kawedar majeng anak sareng akeh sane madaging indik sastra agama wacana inggih punika bebaosan pidarta sane kawedar pinaka panyaggra tamiu sajeroning upacara adat utawi agama. tula inggih punika mabligbagan diskusi tula inggih punika mabligbagan saindim daging kaweruhan ilmu pengetahuan 5Dharma suaka inggih punika bebaosan pidarta sane daging ipun wenten sane jagi kasuakayang. piuning inggih punika mabebaosan mabas abali alus sane nguningayang kawentenan karya sane jagi kalaksanayang. Bagikan ke media sosialPeserta wimbakara pidarta bahasa BaliSetiap kebudayaan tentu memiliki tata cara tersendiri dalam berpidato. Untuk masyarakat Bali, mereka mengenal yang namanya pidarta. Pidarta bahasa Bali memiliki susunan yang mirip dengan pidato-pidato dalam bahasa lain. Kamu yang mencari referensi pidarta bisa melanjutkan membaca contoh pidarta bahasa Bali pendek di bawah KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian pidato adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak. Pidato juga bisa merupakan wacana yang disiapkan untuk diucapkan di depan yang telah dijelaskan, pidarta bahasa Bali bisa dibuat untuk berbagai macam tema misalnya kesehatan masyarakat, pendidikan, dan lingkungan. Berikut contoh pidarta bahasa Bali, seperti yang dilansir dari Pidato Bahasa Bali tentang Seni BudayaPidato singkat bahasa BalBerikut adalah satu contoh pidato bahasa Bali pendek yang bisa kamu jadikan SMAN 1 Mengwi sane dahat kesumayang lan ibu guru SMAN 1 Mengwi sane wangiang sisya SMAN 1 Mengwi sane tresnasihin ajeng, lugrayang titiang ngaturang angayubagia majeng ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa, santukan asung kertha waranugrahan Ida, titiang sareng ida dane sami mangkin prasida polih mekunyit dialas ring Aula SMAN 1 Mengwi puniki. Sedereng titiang ngawitang pidarta ne mangkin, ngiring ulengan pikayun melarapan antuk pangastungkara panganjali umat Om dane sareng sami sane kesumayang titiang, ring galah sane becik puniki titiang jagi matur nganinin indik “Ngelestariang Seni & Budaya Bali”. Seni budaya Bali sampun makembang becat gati wireh prasida wenten sane saking alit sampun kapicayaning seni, seni musik tradisional Bali, seni Tari, utawi seni lukis Bali. Napi malih ring jagat sekadi mangkin, kesenian Bali punika sane jakti ngranayang Bali terkenal ring dura negara mawit kacingak ring internet, taler sane ngranayang tamu dura negara punika melancaran ka jagat Baline. Akeh contoh sane prasida kecingak ring parindikan sekadi mangkin, minakadi tradisi budaya Baline sane kalalian, minakadi alit-alit sane nenten resep ring anggah ungguhing basa Bali napi malih ring nyurat aksara ring ungkur punika prasida ngranayang budaya Bali ne sayan-sayan surup utawi ilang. Mangda nenten sekadi punika, ngiring sareng sami ngelestariang budaya lan seni Baline mangda tetep urip lan me-taksu tur Ida dane sareng sami sane wangiang titiang, dumogi napi sane kabaktayang tityng mapikenoh majeng ring ida dane sareng sami. Wantah asapunika sane antuk titiang ngaturang. Akeh tityang matur, tur akeh iwang tityang, yening sekadi punika titiang nunas geng rena sinampura ring wenten karaos titiang sane nenten manut ring manah. Sineb titiang antuk Parama Shanti,Om Santhi Santhi OmContoh Pidarta Bahasa BaliPidarta bahasa BaliOm SwastiastuBapak Kepala Sekolah sane wangiang lan ibu guru sane baktinin para sisia sami sane kusumayang lan tresnasihin pisan titiang polih ngemiletin pacentokan mapidato puniki. Titiang uning ring padewekan belog, jugul apunggung, tur pangkah milu-milu tuung. Meled manah titang sareng ngrameang wali warsa semeton sinamian, pakrimikan para penglingsire, muah surat kabare mungguing kawentenan I raga, para truna trunine sampun keni pinungkan kemerosotan moral, wastanin titiang ngandap-ngesorang kasusilaan. Wiakti makeh pracihnan ipun, umpami kaping siki, para gurune pakrengkeng pakrimik, ngandikayang evaluasi para sisiane mangkin makeh sane ring sor patakon, tur kocap tan prasida urukang. Jengah manah titiang miragiang indike puniki. Praciri kaping kalih, makeh para trunane oneng mapunyah-punyahan, katagihan tuak arak, miwah miras sane tiosan. Yening sampun punyah, napi malih sampun keni narkoba, obat berbahaya sampun nambanin meweh sami, rerama, kluarga jantos banjare taler keni pakeweh. Yening sampun punyah, munyine ngawag, parisolah ngapak-apak, ngadug-adug. Pedih rasane ngatonang indike puniki. Praciri kaping tiga, para sisiane makeh katelimpung matungkas majaguran ring margi-margi sareng sami sisia ngawinang paiketan para sisiane belah buyar, ngicalang kagilikan masemeton sejeroning sisia. Yening nglimbak patungkas puniki prasida nguugang Negara Kesatuan I ragane. Pracihna kacatur, inggih punika parilaksana tan manut gama, bebas tanpawates sajeroning truna-truni, sane mapuara ngusakang paridabdab masekolah. Jejeh ngeri titiang ngrawatang di mata parisolah sakadi semeton sinamian, titiang nunas pangampura, santukan titiang ngelanturang sane wastanin titiang ngandap-ngesorang kasusilan truna-trunine I wau, menawi I raga keni silih sinunggil ipun. Nangin dumadak para sisa iriki bebas saking catur mala punika. Ngiring mangkin midabdabin mangda pinungkan I wau tan nglahlah ngrangsuk ring padewekan. I raga para sisia patut eling ring swadarmaning sisia, inggih punika seleg malajah, sumungkem ring pituduh rerama, susrusa ring pawarah guru. Wantah ring mungpung truna pinih becika murukang kalih dohin punika sane mawasta miras sane makrana punyah, miwah narkoba sane makrana ngreredang bayu miwah tuuh. Ketiga ngiring sareng sami eling ring raga. I raga masemeton sareng sami ring sajebag Negara Indonesia Impasin pisan punika sane makrana biuta sajeroning pagubugan para sisia. Makeh sane patut laksayang, sane ngawerdiang dewek, umpami macentok seni budaya, macentok mapadu olah raga, macentok sajeroning iptek muah sane lianan. Kacatur patut eling ring sesame sane manggeh kasusilan. Kelidan gegodane sane prasida ngusakang katelebane nguruh kaweruhan, pagehin ragane antuk budi pakerti sane becik, keret indriane tur poras-poras asapunika atur titiang ngindikang menakadi Ngrajegang Kasusilan, make kirang langkung lan manawi wenten tan manut ring arsa, sekadi unjuk lungsur, anggah ungguhin basa, titiang nunas geng rena sinampura. Pinaka pingintat atur titiang antuk parama shanti,Om Shanti Shanti Shanti OmContoh Pidarta Tema LingkunganPidarta bahasa BaliDilansir dari JatimNetwork, berikut adalah contoh pidato bahasa Bali bertema SwastiastuSemeton, idadane sareng sami sane prasida rauh ring genah puniki. Titiang merasa gargita pisan, duaning ratu ida dane prasida kacunduk, tur samian kapica karahayuan, seger tepengan sekadi mangkin, titiang jaga ngaturang ring ajeng pamiarsa sareng sami ngeninin indik lingkungan, yening aturang titiang ring sastra bali inggih punika palemahan wiadin lingkungan Palemahan pinaka silih sinunggil pahan ring Tri hita karana. Tri Hita Karana punika nenten sios malih wantah tetiga sane prasida ngranayang iraga rena. Titiang nenten panjang atur indik tri hita karana, nanging pabaosan ring patemon titiang sareng iratu sareng sami ring galahe puniki cutetang titiang jaga ngaturang indik sampah. Sampah, luwu, mis wiadin barang sane sampun nenten dados kaanggen malih, wiadin sane sampun tan maguna malih. Umpaminipun bungkos roko, bungkus jaja, miwah sane ida dane sareng wiadin luwu punika wenten duang soroh, inggih punikaLuwu organik punika luwu sakeng entik-entikan sane marupa don-donan, carang kayu, wohwohan. Tain buron sekadi kambing, sampi miwah sane lianan, nika ngranjing ring luwu organik. Luwu organik punika yening jagi kaolah malih, nika dados lemek wiadin pupuk ring raos anorganik, inggih punika luwu sane sakeng tan entik-entikan. Minakadi belahan kaca, belahan pucung lan keramik, besi, utawi plastik. Ring pahan puniki taler ngranjing sampah sareng mangkin uratiang ring palemahan duene soang soang. Ring genah makarya wiadin kantor, ring umah jero puri griya soang-soang. Ring margi ring angkutan umum, miwah ring genah sane tiosan. Ring pura manawi. Akeh kantun wenten luwu mabrarakan, ngardi palemahane nenten asri. Yening luwu ring margine punika yening sampun ngempetin jlinjing, nika makardi toyan sabehe meluab ke margine, ngantos ka paumahan, napi malih yening sabehe ageng. Ngiring macecingak malih, luwu ring tukade, ring danu, ring pasisi wiadin pasih, ring genah-genah sioasan ring pasar umpaminipun. Asapunapi kawentenanne?Indik luwu wiadin sampah puniki sobyahang titiang ring ajeng sameton sareng sami, tuah ngentenin komanten. Mapan sareng sami sampun dahat patut kauratiang mangkin, sapunapiang sampah wiadin luwune punika? Sampunang dumun indik luwu sane wenten ring tukad, ring danu, ring margi. Ngiring luwu sane wenten ring kantor, jero, umah, puri, griya soang-soang sane becikang dumun. Luwu ring paon, pawaregan, perantenan. Luwu sane marupa gluwang, plastik, luwu plalian alit-alit duwene, luwu pecah belah sekadi meka, pucung, keramik, wiadin barang siosan. Nika iringang titiang ratu ida dane mangda uratian, mangda kawikanin. Riantukan luwu sane wenten ring paumahan punika sane pinih tunasang titiang ring sameton sareng sami, mangda sampah wiadin luwu ring paumahan soang-soang prasida katitenin mangdane palemahan wiadin lingkungan duene tetep asri lan paumahan soang-soang sampun prasida asri, pastika lingkungan wiadin bebanjarane taler asri tur idadane sareng sami, pamekasne aturang titiang ngiring sareng sami uratian ring sampah wiadin luwu puniki, mangdane palemahane prasida asri tur nentan panjang atur malih. Iratu ida dane sareng sami sampun ngawikanin. Titiang wantah mapinget komenten, sira ugi wenten sane ratu ida dane para pamiarsa lan pemilet asapunika titiang prasida matur ring ajeng pamiarsa. Dumogi napi sane aturang titiang wenten pikenoh ipun. Ampurayang indik basa basita paribasa, sor singgih basan titiang nenten manut ring sarejoning titiang antuk parama santhiOm Santhi Santhi Santhi OmContoh Pidarta Tema Hari KemerdekaanPidarta bahasa BaliDilansir dari JatimNetwork, berikut adalah contoh pidato bahasa Bali tentang hari kemerdekaan aturang titiang majeng ring pengeter acara antuk galah sane kapaica ring titiang ngelanturang atur ngiring pinih ajeng iraga sareng sami nunas ica majeng ring ida sang Hyang Widhi, duaning sangkaning paswecan Ida presida raris iraga mesadu ajeng ring galahe tur genahe sane becik SwastiastuSane wangiang titiang Bapak CamatSane wangiang titiang Bapak PerbekelSane wangiang titiang Kepala SekolahSane wangiang titiang staf dewan guru sekolahSapunika taler ida dane sareng sami sane ten presida ojah titiang saka siki sane dahat suksmayang tur tresna asihin dane sareng sami,Ring rahina mangkin 17 Agustus 2022Kelaksanayang Acara Peringatan Hut Kemerdekaan Republik Indonesia sane kaping 78. dumogi sangkaning acara peringatan puniki presida raris semangat patriotik pahlawan kemerdekaan katulad olih para warga ring sejebag jagat Indonesia pamekasne oleh para yowana. Napi ke mawinan wenten pengaptin titiang kadi asapunika? Duaning acara peringatan puniki madwe kasuksman sane becik pisan inggih punika mawit acara peringatan puniki iraga presida pacang uning tur eling ring jasa para pahlawane punika. Raris yening sampun setata eling ring jasa para pahlawan, pastika sampun iraga nenten pacang ngusakin panegara dane sareng sami taler dewek titiang patutnyane setata miara panegara indonesia sane sampun merdeka puniki antuk ngemargiang wewangunan. wewangunan punika nenten ja wantah ring fisik kemanten. mental spiritual iraga patuut taler kewangun mangda sida raris meparilaksana sane becik sane manut ring perundang-undangan ring Indonesia. yening sampun iraga presida ngemargiang wewangunan punika, pastika sampun arwah para pejuang kemerdekaan ngemolihang napi sane sampun dados pengapti para pejuang ida dane sane wangiang titiang, asapunika presida antuk titiang nartayang indik kasuksman Acara Peringatan HUT RI ke-78 puniki. ngiring ngawit saking mangkin, iraga sareng sami setata miara keasrian panegara indonesia tur mawit saking wewidangan iraga soang-soang. Yen prade wenten atur titiang sane nenten mungguh ring pekahyunan, titiang nunas geng rna wasananing atur, sineb titiang antuk parama Shanti Shanti Shanti OmFAQApa itu pidarta?Pidarta adalah pidato dalam bahasa salam akhir yang digunakan ketika pidarta?Salam akhir yang dipakai untuk pidarta adalah Om Shanti Shanti sampai ketinggalan berita terbaru! Tambahkan kami di Google News dan selalu dapatkan artikel terupdate langsung di ke media sosialKonten TerpopulerPerpindahan Kalor Konduksi, Konveksi, dan RadiasiPengertian Inovasi Ciri-Ciri dan ManfaatEnergi Alternatif Pengertian, Contoh, ManfaatPsikotes Gambar yang Dipakai saat RekrutmenPengertian Demokrasi dan Tujuan-tujuannyaKomunikasi Bisnis Pengertian dan FaktorPengertian Hukum Tujuan dan Macam-MacamHuruf Kapital Pengertian, Cara Penulisan, dan ContohContoh Procedure Text untuk Belajar Bahasa InggrisPengertian Delta Hedging yang Wajib Diketahui

jenis jenis pidarta bahasa bali